Pelupa Di Usia Muda: Penyebab, Gejala, Pencegahan dan Pengobatannya!

Pelupa di usia muda atau disebut juga demensia merupakan salahsatu gangguan terhadap fungsi otak, diantaranya mengganggu daya ingat, intelegensi, persepsi, dan lain-lain sehingga mempengaruhi dalam aktifitas bersosialisasi dan bekerja. Demensia bisa terjadi pada siapa saja di berbagai tingkatan usia, bukan hanya pada usia lansia (lanjut usia), sehingga tak dapat dipungkiri demensia bisa terjadi pada usia muda atau produktif. Demensia usia produktif terjadi karena berbagai faktor, diantaranya karena kesibukan yang membuat kondisi stamina menurun dan hati menjadi tidak rileks.

Menurut Dokter Nancy Sartika dari Klinik Al-Falah Bendungan Hilir, orang yang telah terkena demensia berarti sudah mengalami gangguan memori dan berkurang satu atau lebih fungsi kognitif lainnya. “Bila telah terkena demensia, maka aktifitas hariannya akan mengalami gangguan, “Kata Dokter Nancy.

Penyebab dan Gejala

Berdasarkan penelitian, beberapa orang yang mengalami demensia ternyata memiliki gaya hidup yang tidak sehat. Maka dari itu, gaya hidup sehat menjadi anjuran utama agar demensia tidak datang menyerang Anda yang telah berusia diatas 50 tahun. Adapun gejala orang yang terkena demensia adalah sebagai berikut:

Jadi Pelupa

Dimulai dari hal-hal kecil hingga besar, misalnya; lupa tanggal ulang tahun teman, ada janji dengan klien dan lain sebagainya. Mungkin, jika hanya melupakan hal kecil, itu tak akan berdampak besar. Tetapi jika sudah melupakan hal-hal besar, jelas itu akan merusak kinerja pada diri Anda.

Konsentrasi Menurun dan Sulit Berpikir Jernih

Terlalu banyak hal yang dipikirkan akan menyebabkan stres. Konsentrasi pun menjadi menurun dan sulit untuk berpikir jernih.

Suka Berkhayal

Pikiran yang tidak fokus membuat Anda suka berkhayal terhadap berbagai hal. Sehingga, semua pekerjaan pun akan menjadi tertunda dan tidak selesai.

Simak Juga  Bahaya Nasi Hangat Yang Harus Anda Waspadai!

Sering Salah Menarik Kesimpulan dan Persepsi

Demensia menyebabkan Anda salah persepsi, salah menarik kesimpulan dan lain-lain. Diawali dengan konsentrasi yang menurun menyebabkan Anda sering salah menarik kesimpulan akan sebuah hal yang menjadi perbincangan atau yang tengah dihadapi.

Susah Mengingat Orang, Tempat, Waktu, dan Nomor Telephon

Kesibukan menyebabkan Anda susah mengingat orang, tempat, waktu, dan nomor telephon. Kesulitan ini membuat Anda sulit bersosialisasi . Jadwal dan janji Anda pada seseorang pun menjadi kacau.

Stres, Gangguan Kepribadian sampai Temperamen

Jadwal yang padat menyebabkan Anda menjadi tertekan dan menjadi temperamental. Anda menjadi cepat marah, uring-uringan, jengkel dan lain sebagainya.

Jenis Demensia

Menurut Dokter Nancy, secara garis besar, demensia bisa dibagi kedalam dua jenis, yaitu karena proses degeneratif, misalnya alzheimer, serta disebabkan oleh vaskular.

Demensia alzheimer merupakan sebuah penyakit yang bisa diderita oleh seseorang yang berusia berkisar 65 tahun Demensia ini bisa diakibatkan karena pengaruh usia, turunan genetik dari keluarga, gangguan sindroma dan lain sebainya. Tipe ini disertai oleh kematian sel-sel neuron di kulit otak, gangguan intelektual serta perubahan kepribadian.

Bila terjadi gangguan yang lebih serius seperti gangguan dalam kemampuan eksekutif, maka orang yang menderita penyakit ini harus ditangani lebih lanjut oleh medis.

Demensia yang disebabkan karena masalah vaskular, pencegahannya secara umum sama dengan pencegahan untuk aterosklerosis, yaitu dengan mencegah peradangan pada pembuluh darah manusia yang disebabkan penumpukan plak ateromatus.

Pencegahan dan Penyembuhan

Terdapat wacana bahwa demensia tidak bisa disembuhkan. Namun jangan salah, sudah ada obat-obatan untuk memperlambat demensia ini. Oleh karena itu, Anda harus kembali kepada kemauan diri sendiri yaitu dengan melakukan tindakan sadar untuk melakukan perubahan dan terus mengoptimalkan kemampuan diri. Melakukan kegiatan keagamaan, melakukan kegiatan positif, dan selalu berolahraga adalah cara mencegah serta menyembuhkan demensia.

Simak Juga  Ejakulasi Wanita, Apakah Seperti Pria Atau Berbeda?Wajib Baca

Tidur yang cukup pun bisa menghindarkan orang dari demensia, karena tidur dapat menurunkan hormon stres, yang akan merileksasikan seluruh anggota tubuh, dan memori otak diharapkan fresh kembali. Makan buah dan sayur berwarna, karena mengandung antioksidan yang tinggi serta dapat mencegah kerusakan sel, merupakan hal uang bisa Anda lakukan sejak sekarang agar sel-sel otak tidak cepat rusak.

Agar Anda memiliki pekerjaan yang beres dan terhindar dari demensia, maka jangan melakukan pekerjaan bersamaan dalam satu waktu. Kehilangan fokus kerja, dan tidak menaruh perhatian pada sesuatu membuat orang cepat lupa. Seiring bertambahnya usia, waktu yang dibutuhkan untuk menerima pesan hingga memprosesnya sedikit bertambah lama, sehingga untuk menerima beberapa input sekaligus semakin sulit.

Upayakan melatih otak Anda untuk diisi dengan kegiatan penguatan memori, seperti membaca dan update berita terkini. Semoga bermanfaat, salam sehat dan bahagia untuk Anda dan Keluarga dan Tetap Semangat. (Muzakki)