Jenis Jenis Keputihan yang Jarang Dipahami Wanita!

Gejala keputihan pada seorang perempuan adalah satu hal yang normal dan alami, karena secara alami vagina akan mengeluarkan cairan untuk membawa sel-sel mati serta bakteri untuk menjaga dirinya tetap bersih. Setiap datang bulan wanita biasa terkena gejala keputihan juga, demikian pula seorang ibu hamil juga bisa mengalami keputihan yang berhubungan dengan kondisi kehamilannya.

Keputihan yang berkaitan dengan kondisi-kondisi diatas adalah keputihan yang normal, tetapi di sisi lain ada juga keputihan yang tidak normal. Beda antara keputihan yang normal dan yang tidak normal, adalah sebagai berikut.

Jenis Keputihan yang Normal

Keputihan yang normal dan sering dialami oleh seorang wanita dan memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

Setiap keputihan vagina mengeluarkan cairan yang berwarna bening dan agak keputih-putihan serta tidak berbau. Biasanya juga disertai dengan gejala gatal-gatal dan rasa sedikit perih pada area vagina. Selama kondisi ini tidak menjadi lebih buruk berarti keputihan yang terjadi adalah yang normal. Anda tidak perlu merasa khawatir akan hal ini, karena ini adalah gejala normal yang juga akan dirasakan saat :

  • Ibu hamil
  • Pada saat haid pertama kali
  • Menjelang masa haid
  • Mengalami ovulasi
  • Alergi
  • Radang leher rahim
  • Aktivitas seksual

Jadi terlihat bahwa keputihan dengan jenis normal, secara umum akan dirasakan setiap wanita pada kondisi-kondisi tertentu. Selama gejala keputihan ini bisa segera ditangani dengan tepat, maka tidak akan berkembang menjadi keputihan yang tidak normal.

Baca juga: “6 Gejala Keputihan yang Sering Diabaikan Wanita”

Jenis Keputihan yang Tidak Normal

Keputihan tidak normal memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

Keputihan disertai dengan rasa nyeri atau bahkan pendarahan

Keputihan yang disertai dengan nyeri panggul atau saat buang air kecil diluar masa menstruasi bisa menjadi indikasi terkena penyakit keputihan yang disebabkan oleh penyakit menular.

Keputihan disertai dengan luka di sekitar vagina

Keputihan jenis ini disebabkan oleh virus herpes, yang mengakibatkan adanya luka yang melepuh dan terasa panas dan sakit di sekitar vagina.

Keputihan yang disertai dengan lendir berwarna hijau kuning dan berbuih

Keputihan jenis ini biasanya disebabkan oleh penyakit yang disebut trikomoniasis, yaitu sejenis penyakit menular dari hubungan seksual.

Keputihan yang disertai dengan lendir yang berwarna coklat dan berdarah

Biasanya diderita oleh wanita yang memiliki siklus menstruasi yang terganggu atau tidak teratur.

Keputihan disertai dengan lendir kental berwarna putih dan rasa gatal

Keputihan jenis ini disebabkan oleh infeksi jamur di daerah vagina. Tanda-tandanya adalah lendir yang dikeluarkan adalah kental tanpa bau dan berwarna putih susu. Terdapat rasa gatal dan perih di sekitar area vagina.

Keputihan disertai dengan lendir encer berwarna putih abu-abu dan amis

Lendir keputihan akan berbau amis encer serta berbau putih atau abu-abu juga disertai rasa gatal dan iritasi di sekitar vagina. Penyebabnya adalah bakteri vaginosis bakterialis.

Keputihan yang tidak normal secara umum disebabkan oleh infeksi jamur, bakteri atau bahkan virus, baik yang berasal dari diri sendiri atau tertular dari orang lain. Apabila anda mengalami keputihan yang tidak normal, maka tindakan selanjutnya adalah segera memeriksakan diri ke dokter atau segera melakukan pengobatan baik yang alami atau dengan obat.

Untuk melakukan pencegahan terhadap penyakit keputihan, maka anda harus menjaga kebersihan tubuh dan kebersihan vagina, dan kesehatan diri, rajin berolah raga serta menghindari stress. Konsumsi makan makanan sehat dan tetap berpikir positif. Semoga bermanfaat!

Salam Sehat dan Bahagia untuk Anda dan Keluarga!