Efek Samping Makan Daging Mentah Dibalik Sejuta Manfaatnya!

Trending makanan orang orang berduit saat ini adalah menyantap makanan dengan menu daging mentah. Ya! Menu makanan daging mentah memang salahsatu menu masakan yang disajikan di restoran restoran berkelas, dan notabene-nya adalah orang orang berduit yang dapat menikmatinya. Namun, pertanyaannya apakah makan daging mentah sehat untuk tubuh?.

Beberapa pendapat mengatakan bahwa makan makanan yang masih mentah  lebih menyehatkan dibanding dengan makan makanan yang telah dimasak. Begitu juga makan daging mentah dianggap lebih menyehatkan dibandingkan dengan makan daging yang di masak alias matang oleh hasil pemanasan. Pendapat yang demikian didasarkan bahwa kandungan gizi daging yang melalui pemanasan telah rusak atau hilang. Sementara makan daging mentah, maka gizinya tetap utuh dan sempurna.

Pendapat tersebut dikuatkan oleh pernyataan seorang Ahli Gizi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Via Talita Larasati, S.Gz yang dikutip dari greeners.co. Larasati menyatakan bahwa dari segi kandungan gizi, daging mentah memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi karena tidak ada proses pemanasan. Ini berarti  pelarutan atau pengurangan gizi dalam daging mentah tersebut nihil. Nutrisi dalam daging mentah masih utuh 100%, sedangkan daging yang telah melalui proses pemasakan kadar nutrisinya hanya 50-60% saja.

Pendapat ini tidak tidak salah, namun pertanyaan barunya adalah,  sebenarnya jenis makanan apa saja yang dalam kondisi mentah, zat zat yang dikandungnya akan tetap utuh dan tidak rusak.

Jenis makanan yang sehat jika dimakan dalam kondisi mentah bukan pada daging mentah, namun jenis makanan seperti sebagian sayur dan buah buahan. Dengan mengkonsumsi jenis sayuran dan buah buahan tertentu dalam keadaan tanpa proses pemanasan, maka zat gizi dan vitamin yang ada di dalamnya akan tetap utuh dibanding jika harus melalui proses pemanasan.

Sementara makan makanan jenis daging, seperti daging ayam, daging sapi, daging ikan ternyata sangat tidak sehat dan berbahaya untuk kesehatan tubuh. Meskipun, secara fisik jenis daging tersebut telah melalui pembersihan berulang kali namun tetap tidak bagus untuk kesehatan.

Mengapa demikian? Beberapa jenis cacing pita masih tetap hidup di dalam daging mentah tersebut. Cacing pita dan telur telurnya hanya bisa mati jika melalui proses pemanasan yang cukup. Dengan demikian, maka sangat berbahaya jika Anda mengkonsumsi daging dalam kondisi masih mentah.

Daging yang masih mentah juga mengandung bakteri yang sangat berbahaya jika dikonsumsi. Satu misal, daging ikan mengandung bakteri salmonella. Salmonella adalah bakteri yang lazim ditemukan pada daging ikan. Konsumsi daging ikan yang mengandung bakteri salmonella dapat menyebabkan diare, keram perut dan demam dalam jangka waktu 8-72 jam setelah konsumsi daging mentah. So, tetaplah waspada dengan menu makanan daging yang masih mentah. Masih banyak jenis makanan sehat selain daging mentah yang memiliki kandungan nutrisi utuh. Semoga Bermanfaat, Salam Sehat dan Bahagia untuk Anda dan Keluarga.