Efek Samping Brokoli Dibalik Manfaatnya!  

Salah satu jenis sayuran hijau yang sangat dibenci banyak orang adalah si kribo alias brokoli. Rasa brokoli yang sedikit pahit membuat kebanyakan orang khususnya anak-anak tidak mau mengkonsumsi sayuran ini. Padahal, brokoli ini sangat baik untuk menunjang kesehatan dan perkembangan tubuh anak-anak karena mengandung banyak vitamin yang dibutuhkan tubuh.

Namun, tahukah anda bahwa mengkonsumsi brokoli sebaiknya dalam porsi yang wajar? Jika berlebihan mengkonsumsi brokoli, maka efek samping brokoli yang akan anda dapatkan. Efek samping brokoli tersebut akan menimbulkan masalah kesehatan pada tubuh anda.

Brokoli mengandung serat yang sangat tinggi sehingga akan membuat anda mungkin mengalami iritasi usus atau sering kentut. Masalah kesehatan yang lebih parah jika mengkonsumsi brokoli terlalu banyak adalah terganggunya fungsi kelenjar tiroid karena mengandung senyawa senyawa glukosinolat yang akan membuat fungsi kelenjar tiroid dari normal menjadi kurang aktif.

Brokoli mengandung zat kimia yang disebut goitrogens yang bila masuk ke dalam tubuh dalam jumlah banyak akan mengakibatkan hipotiroidsme. Hipotiroidisme adalah kondisi tubuh yang memiliki sedikit hormon tiroksin yang diproduksi kelenjar tiroid yang lebih sering dialami wanita lanjut usia. Gejala yang sering terjadi adalah konstipasi atau sembelit, kulit lebih kering, lelah, kenaikan berat badan serta lebih sensitif dengan udara dingin.

Orang yang memiliki gangguan kelenjar tiroid sangat disarankan untuk membatasi konsumsi brokoli sebab akan mengakibatkan gangguan yang lebih parah. Bisa jadi gangguan tiroid ini juga bisa menyebabkan munculnya penyakit gondok atau pembengkakan pada kelenjar tiroid hingga orang tersebut mengalami sulit bernapas, susah menelan hingga rasa sesak. Jadi, sebaiknya anda benar-benar mengatur porsi brokoli yang sewajarnya saja agar terhindar dari efek samping brokoli.

Selama anda mengkonsumsi brokoli dalam tahap wajar, maka efek samping brokoli tersebut tidak begitu berpengaruh malah akan memberikan manfaat yang baik bagi tubuh. Manfaat tersebut antara lain meningkatkan kekebalan tubuh, antioksidan dalam brokoli mampu menangkal radikal bebas serta mengandung nutrisi tambahan yang sangat baik.

Mengkonsumsi brokoli sepatutnya tidak akan menimbulkan efek samping brokoli yang berbahaya malah mampu mencegah kanker dan sebagai salah satu detoksifikasi racun dalam tubuh asal anda mengkonsumsi sesuai aturan. Brokoli juga bisa melancarkan pencernaan, mengurangi risiko kolesterol dan terhindar dari penyakit kardiovaskular.

Segala yang berlebihan tentu tidak baik bagi kesehatan termasuk efek samping brokoli yang sepatutnya anda ketahui. Konsumsi sewajarnya 2 sampai 3 kali seminggu dan sebaiknya anda memperhatikan cara mencuci dan memasak brokoli yang benar. Cuci menyeluruh dan rendam dengan air garam setidaknya 10 menit agar ulat dalam brokoli mati. Anda sebaiknya mengukus brokoli selama 3-5 menit saja agar kandungan zat yang baik dalam brokoli tidak hilang saat dimasak. Semoga bermanfaat, salam sehat dan bahagia untuk Anda dan Keluarga.