Efek Samping Beras Merah Yang Wajib Anda Pahami!

Kebiasaan mengkonsumsi nasi telah menjadi budaya masyarakat Indonesia. Orang akan mengatakan belum sarapan jika belum, makan nasi. Tak heran jika ketersediaan pangan seperti beras sangat dibutuhkan, bahkan pemerintah harus mengimpor beras dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia. Salah satu jenis beras yang digemari masyarakat karena dianggap menyehatkan adalah beras merah.

Mengkonsumsi beras merah dianggap lebih sehat dari beras putih. Namun, benarkah tidak ada efek samping beras merah jika dikonsumsi setiap hari? Beras merah mengandung asam fiktat dan lektin yang membuat efek samping beras merah lebih susah dicerna oleh tubuh anda. Asam fiktat dan lektin yang terkandung dalam beras merah ini mampu mengikat vitamin dan mineral seperti seng, tembaga, besi, magnesium, niasin serta kalsium sehingga lebih sulit diserap oleh tubuh anda berbeda dengan nasi putih.

Selain sulit diserap oleh tubuh, efek samping beras merah adalah menghambat pepsin sehingga mengganggu pencernaan anda. Pepsin sendiri adalah enzim yang sangat berguna dalam memecah protein dan mengubahnya menjadi pepton. Jika hal ini terjadi, maka sistem pencernaan anda bisa saja bermasalah.

Tidak hanya mengandung asam fiktat dan lektin, efek samping beras merah bisa menyebabkan Leaky gut syndrome yaitu peningkatan permeabilitas usus sehingga jaringan menjadi rusak dan tidak mampu mencerna protein, bakteri jahat dan partikel lain hingga masuk ke aliran darah. Jika hal ini terjadi, maka bisa mengakibatkan penyakit gangguan mental, penyakit autoimun, alergi serta bekatul atau kuman yang masih melekat pada beras merah bisa mengakibatkan iritasi saluran pencernaan.Anda harus waspada mengkonsumsi nasi merah jika tidak ingin terkena efek samping beras merah tersebut. Jadi, jika ada anggapan bahwa mengkonsumsi beras merah lebih sehat dibanding dari beras putih belum tentu benar. Toh, keduanya sama mengandung glukosa yang sangat tidak disarankan dikonsumsi oleh orang yang mengidap diabetes, penyakit autoimun atau orang yang menderita sindrom leaky gut.

Namun, dibalik efek samping beras merah tersebut juga mengandung manfaat bagi tubuh asal dikonsumsi sesuai takaran. Beras merah mengandung nutrisi dan kalori yang lebih rendah daripada beras putih. Oleh sebab itu, beras merah sangat cocok dikonsumsi oleh orang yang sedang menjalani program diet, namun tetap ingin mengkonsumsi karbohidrat sebagai sumber energi utama.

Beras merah mengandung serat makanan dan air yang banyak sehingga kepadatan energi yang dimiliki lebih rendah. Anda bisa mengkonsumsi nasi merah sebagai pendukung program diet karena beras merah lebih mampu menekan rasa lapar. Namun, imbangi pula dengan gaya hidup sehat serta rajin berolahraga secara rutin. Asal anda mengkonsumsi sesuai takaran, maka efek samping beras merah akan berbanding seimbang dengan manfaat yang diberikan. Semoga Bermanfaat! Salam Sehat dan Bahagia untuk Anda dan Keluarga!

 

Langganan Artikel

Silahkan masukkan email Anda untuk mendapatkan artikel gratis dan menarik dari situs kesayangan Anda ini. Salam sukses dan bahagia untuk Anda dan Keluarga.

One thought on “Efek Samping Beras Merah Yang Wajib Anda Pahami!

  1. Benar sekali beras merah baik dikonsumsi bagi orang yang sedang diet gula, atau saat diabetes

    salam
    berasorganiku

Comments are closed.