Asam Lambung Naik, Inilah Solusi Paling Tepat

Meningkatnya sekresi asam lambung merupakan satu diantara faktor yang memicu gangguan kesehatan pada lambung (gastritis). Meski terkadang dianggap sepele tetapi penyakit yang diakibatkan asam lambung bisa juga berbuntut pada kematian. Untuk itu tak ada salahnya kita memahami apa saja yang menyebabkan asam lambung kita tak terkendali dan cara menanganinya.Gangguan Asam Lambung Tak Terkendali dan Cara MengatasinyaSeringkali kita menyepelekan kesehatan lambung. Stres, makan tidak teratur dan gaya hidup tidak seimbang dapat membahayakan kesehatan lambung kita, padahal organ yang menyerupai huruf “J” ini sangat vital fungsinya bagi tubuh dalam mencerna makanan dan menjadikannya sumber energi bagi tubuh. Kerja lambung kita dibantu oleh asam lambung (HCL) yang pada keadaan normal memang sengaja disekresikan guna melumatkan makanan. Peningkatan asam lambung yang berlebihan dalam dunia kedokteran sering disebut dengan hipersiditas. Peningkatan asam lambung ini dapat menyebabkan dispepsia (berkurangnya daya atau fungsi pencernaan; nyeri lambung).

Faktor yang Dapat Meningkatkan Asam Lambung

Menurut dr. Novi, dokter umum Rumah Sakit Menteng, Jakarta Selatan, lambung kita dapat didibaratkan sebagai mesin yang terus bekerja setiap saat. Tugasnya mencerna makanan. Proses menghancurkan makanan terbantu oleh asam yang dikeluarkan di lambung. Asam lambung dikeluarkan pada saat-saat tertentu sesuai dengan kebiasaan makan seseorang. Karena sifatnya menghancurkan, maka ketika lambung kosong dan asam lambung terus dihasilkan, maka dinding mukosa lambung terkikis atau terkorosi, lama kelamaan dinding mukosa lambung  ini akan rusak dan akan terasa nyeri jika semakin parah.

Faktor utama meningkatnya asam lambung adalah pola makan yang tidak teratur meliputi frekuensi, jenis makanan dan ketepatan waktu makan. Makan terlalu kenyang bisa menjadi pemicu naiknya asam lambung yang akhirnya mengganggu kinerja lambung. Itu karena kapasitas akomodasi lambung terbatas. Sehingga bila jumlah makanan yang masuk dalam lambung kelebihan bisa mengganggu kinerja lambung. Makanan yang terlalu asam, terlalu pedas, makanan berlemak, kopi, alkohol dan minuman bersoda akan merangsang asam lambung disekresi lebih banyak. Waktu makan makanan yang berat yang terlalu dekat dan terlalu jauh juga akan berakibat sama. Untuk itu usahakan tepat waktu dan tidak berlebihan.

Hal lain yang bisa memicu kenaikan asam lambung menurut dr. Novi adalah infeksi bakteri Helicobacterpylori, yakni bakteri yang baru-baru ini ditemukan sebagai penyebab rusaknya mukosa lambung, bakteri ini dapat hidup di lingkungan asam. Selain itu sekresi asam lambung berlebihan, gangguan motorik lambung, serta gangguan  persyarafan lambung  bisa juga menyebabkan  peningkatan asam lambung. Bukan itu saja, faktor psikis atau kejiwaan juga dapat mempengaruhi. Tekanan pekerjaan, tenggat waktu yang seakan mengejar-ngejar Anda bisa memicu stres dan berisiko meningkatkan produksi asam lambung.

Jika satu diantara faktor tersebut tidak menjadi perhatian serius, maka bisa memicu kenaikan asam lambung yang akhirnya akan mengganggu kinerja lambung. Apalagi bila orang yang bersangkutan pernah menderita penyakit lambung. Berhati-hatilah karena keteledoran menjalani pola hidup sehat bisa memunculkan gangguan kesehatan lambung.

Gejala Meningkatnya Asam Lambung

Peningkatan Asam lambung dalam tubuh bisa mengakibatkan gangguan kesehatan lambung. Beberapa gejala klinis peningkatan asam lambung adalah nyeri ulu hati, mual, kembung, muntah, rasa penuh atau cepat kenyang, serta bersendawa.

Pengikisan mukosa oleh asam lambung yang terus menerus karena gangguan gastritis tidak segera ditangani dapat memicu penyakit ulkus. Ulkus merupakan gangguan lambung berupa luka yang serius pada lambung, gejala penyakit ulkus adalah muntah darah dan biasanya pasien ulkus akan mengeluhkan nyeri yang sangat hebat dan nyeri tidak berkurang dengan makan.

Penyakit-Penyakit Akibat Gangguan Asam Lambung

Gangguan asam lambung dapat menyebabkan beberapa penyakit lambung, seperti maag. Sakit maag disebabkan oleh berbagai faktor. Keluhan yang timbul bisa terjadi akibat peningkatan asam lambung yang berlebihan. Biasa disebut banjir asam lambung. Keadaan ini dapat disebabkan oleh makanan atau minuman tertentu, misal makan makanan yang terlalu asam, pedas, minuman kopi atau alkohol. Sering terlambat makan atau makan tidak teratur juga dapat menjadi penyebab timbulnya sakit maag. Selain itu stres fisik dan psikis juga dapat merangsang produksi asam lambung berlebihan sehingga mengakibatkan gangguan maag.Gangguan Asam Lambung Tak Terkendali dan Cara Mengatasinya

Ada pula penyakit GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) ialah naiknya asam lambung mencapai kerongkongan. Gangguan ini disertai dengan nyeri dada, sesak, panas di dada serta rasa pahit  dan asam di kerongkongan. Ketiga adalah penyakit Ulkus, merupakan manifestasi klinik akibat gangguan gastritis yang tidak segera ditangani. Ditandai dengan muntah darah yang berwarna hitam karena telah bercampur dengan asam lambung serta nyeri yang sangat hebat.

Pengobatan

Hindari makanan atau minuman pedas dan asam. Hindari pula makanan berlemak karena memang lemak sulit dicerna oleh lambung. Memperbanyak minum air putih bisa mengurangi sifat asam dari makanan atau minuman yang pedas dan asam tersebut. Kurangi mengkonsumsi minuman teh, kopi atau softdrink. Porsi makanan jangan terlalu banyak, secukupnya saja dengan frekuensi sering. Dan yang terpenting adalah selalu berdoa kepada Allah agar senantiasa diberikan kesehatan dan dijauhkan dari berbagai penyakit.

Sumber : Muzakki