Adakah? Efek Samping Minum Fiforlif! Wajib Anda Ketahui

Kami menulis artikel ini dengan agak berat hati? Mengapa! Sebab saat Anda sampai di tulisan ini, dan selesai membaca tulisan ini, mungkin! Anda tidak jadi membeli produk Fiforlif di situs Kami. Tetapi, itu tidak mengapa? paling tidak, Kami telah memberikan informasi yang sebenarnya tentang efek samping Fiforlif yang “mungkin” tidak ditulis oleh agen Fiforlif lainnya.

Jujur, kami juga telah berputar-putar mencari “jawaban” yang sebenarnya tentang efek samping Fiforlif yang “real” dan bukan hanya “jebakan” kata kunci (keyword) tentang “efek samping Fiforlif”. Dan rata-rata, situs yang menggunakan judul diatas, setelah artikelnya dibaca, isi tulisan hanya “datar-datar saja”, tanpa menemukan jawaban dari judul “efek samping Fiforlif” yang real, dan faktanya judul tersebut hanya sensasional keyword saja di mata mesin telusur. Padahal, kalau kita mau jujur dan memberikan informasi yang real tentang efek samping Fiforlif, maka pembaca juga dapat lebih cerdas dan tetap konsumsi Fiforlif sesuai aturan yang disarankan oleh produsen.

Tulisan ini sengaja Kami tulis, juga berdasarkan, sebuah “komplain” dari seorang konsumen yang membeli produk Fiforlif di situs lain, dan entah mengapa? si konsumen ini melakukan komplain dengan menghubungi nomor Kami. Dan setelah si pembeli ini “puas ngomel” via whatsapp panjang lebar. Ia sadar, bahwa omelan-nya salah alamat.

Salah satu omelan, yang bikin Kami tidak lupa, yaitu, “Boss, tolong dong, sebagai distributor Fiforlif, Anda jelaskan tidak hanya testimoni yang positif dari orang orang yang mendapatkan hasil positif setelah konsumsi Fiforlif, tetapi posting pula-lah, orang-orang yang tidak mendapatkan hasil sama sekali “tanda kutip” setelah konsumsi Fiforlif, biar “fair”, “kata si pembeli tadi. Sambil menahan tawa meringis, saya berpikir, “kira-kira, jika para agen atau distributor berani memposting testimoni orang-orang yang setelah konsumsi Fiforlif  dan tidak mendapatkan khasiat yang diinginkan, masih laku gak ya..jualan Fiforlif”? he he he..

Kami mencoba “mengorek” keterangan dari si pembeli ini, dari mana ia mendapatkan nomor Kami.  Ia bilang “saya menemukan nomor Anda, ketika Kami browsing di internet”. Tentu saja, Kami merasa bangga, sebab! kontak Kami “mungkin” nongol, entah di halaman satu atau dua pada mesin telusur atau barangkali nongol di media sosial lainnya sebagai salahsatu agen Fiforlif,  tetapi yang bikin tidak nyaman adalah, si pembeli ini “order” di tempat lain, why? “komplainnya” ke kami. Lantas, kami jelaskan bahwa, “agen atau distributor Fiforlif itu puluhan ribu gan, coba agan lihat lagi “chat” Anda dengan agen tersebut. Setelah ia check and recheck, ia baru sadar bahwa ia salah “madhul” alias salah alamat. Kemudian, dengan sedikit masih jengkel, si pembeli ini, minta maaf kepada Kami.

Dari pengalaman dapat “sampur” nyasar inilah, kemudian Kami berinisiatif untuk menulis artikel pendek ini, agar menjadi perhatian bagi calon pembeli Fiforlif dan barangkali juga para rekan sesama agen, sehingga saat proses konsultasi hingga si calon pembeli memutuskan “untuk beli Fiforlif” telah ada kata “serujuk” alias telah terjadi “ijab kabul” yang sah. Dengan demikian, si konsumen juga mendapatkan pendampingan saat konsumsi Fiforlif.

Peringatan Minum Fiforlif

Ada kalimat berupa “peringatan” yang ada di boks Fiforlif yang sampai saat ini, Kami juga belum menemukan jawaban yang logis dan medis!. Dan kalimat ini juga “jujur” ditulis produsen Fiforlif sendiri agar para konsumen memahaminya. Kalimat itu (ada pada boks Fiforlif), yakni;

“Peringatan: Bagi ibu hamil dan menyusui, penderita hipotensi dan hipertensi serta penderita diabetes agar berhati-hati dengan mengkonsumsi produk yang mengandung Goji Beri.”

Dari kalimat diatas, maka muncul pertanyaan baru?

  1. Mengapa ibu hamil tidak dianjurkan konsumsi Fiforlif?
  2. Mengapa ibu menyusui tidak dianjurkan konsumsi Fiforlif?
  3. Mengapa penderita hipotensi tidak dianjurkan konsumsi Fiforlif?
  4. Mengapa penderita hipertensi tidak dianjurkan konsumsi Fiforlif?
  5. Mengapa pula penderita diabetes juga tidak dianjurkan konsumsi Fiforlif?

Untuk jawaban no. 1 dan 2 kami telah menjawabnya di “tanya jawab fiforlif”, namun tidak ada salahnya sedikit kami ulas tentang pertanyaan nomor 1 dan 2. Mengapa ibu hamil dan wanita menyusui tidak dianjurkan konsumsi Fiforlif? jawabannya yaitu salah satu efek setelah konsumsi Fiforlif adalah sering buang air besar (BAB), jika wanita hamil konsumsi Fiforlif, maka ia dimungkinkan akan sering ke belakang (BAB). Oleh karena itu, maka dikhawatirkan akan terjadi kontraksi dengan kehamilannya.

Begitu pula tentang, mengapa wanita menyusui tidak dianjurkan konsumsi Fiforlif, karena jika ibu menyusui konsumsi Fiforlif, kemudian ia sering BAB, maka dikhawatirkan sang bayi terkena virus/bakteri yang disebabkan sang ibu sering ke belakang (BAB), dan hal ini pula, ibu menyusui tidak dianjurkan konsumsi Fiforlif, untuk menjaga jangan sampai jika sang bayi mencret terkena virus/bakteri tidak menuduh bahwa Fiforlif sebagai penyebabnya.

Tentang jawaban nomor 3, kami belum menemukan jawaban yang logis dan medis? ini akan menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi kami?

Tentang jawaban nomor 4 dan 5, kami mencoba menelusur dan mencari jawaban. Maka, penelusuran, Kami mulai dengan dengan penelusuran tentang efek samping penggunaan Goji Beri untuk kesehatan. Dan inilah jawabannya?

Jika Anda juga ikut melakukan penelusuran tentang “Goji Beri” maka Anda akan temukan ribuan artikel yang menulis tentang “Goji Beri”. Dan kabar baiknya 80% tulisan yang membahas tentang “Goji Beri” menjelaskan tentang manfaat yang luar biasa tentang khasiat buah tersebut. Diantaranya, Goji Beri merupakan buah yang paling kaya akan kandungan vitamin A (terkaya di muka bumi). Goji Beri mengandung pati komplek yang disebut Licium Polisakarida untuk kekebalan tubuh dan masih banyak manfaat yang luar biasa lain-nya dari buah ini.

Nah, tentang efek samping Goji Bery, Kami menemukan beberapa artikel yang mirip tentang efek samping buah tersebut. Diantara kesamaan beberapa artikel tersebut, yaitu menjelaskan bahwa penggunaan atau konsumsi Goji Bery dapat berinteraksi dengan obat-obatan untuk penderita kencing manis (diabetes mellitus) dan penderita tekanan darah tinggi (hipertensi).

Obat-obatan untuk penderita kedua penyakit tersebut, diantaranya sejenis Warfarin (pengencer darah).  Dan Warfarin sendiri merupakan golongan obat antioagulan, yakni sejenis obat untuk mencegah terjadinya pembekuan darah.

Dari hasil telusur pula, kasus terjadinya interaksi Warfarin dan penggunaan bersamaan Goji Beri terbilang relatif kecil. Dengan demikian, maka berbagai artikel yang membicarakan tentang manfaat dan efek samping Goji Beri, tetap memberikan rekom atas penggunaan Goji Beri bagi seseorang yang tidak memiliki kelainan kesehatan tertentu.

Oleh karena itu efek samping Fiforlif dengan kandungan Goji Beri-nya hanya berlaku pada penderita yang memiliki kelainan kesehatan tertentu, termasuk yang telah disebutkan oleh produsen Fiforlif, sebagaimana peringatan pada boks pembungkus Fiforlif.

So, akhir kata sebelum Anda memutuskan membeli produk Fiforlif, lakukan konsultasi lebih detail dengan Agen Fiforlif, ceritakan pula kronologi gangguan kesehatan yang Anda alami sebelum memutuskan membeli dan konsumsi produk Fiforlif. Semoga Bermanfaat, salam sehat untuk Anda dan keluarga dan Tetap semangat

Untuk order Fiforlif, silahkan kontak di:

WA/SMS 0823.3331.3612