5 Efek Samping Temulawak yang Patut Anda Waspadai!

Temulawak adalah jamu tradisional dari Indonesia yang sudah terkenal khasiatnya hingga ke mancanegara. Bahkan beberapa perusahan jamu kemasan juga turut menggunakan temulawak sebagai salah satu komposisinya. Masyarakat sering menggunakan jamu temulawak sebagai obat yang berkhasiat untuk meningkatkan nafsu makan serta mengobati beberapa penyakit lainnya. Akan tetapi penggunaan temulawak yang berlebihan sangatlah tidak baik untuk tubuh. Berikut ini terdapat beberapa resiko akibat konsumsi temulawak secara berlebihan :

Peningkatan Nafsu Makan

Banyak masyarakat yang memanfaatkan temulawak sebagai salah satu jamu penambah nafsu makan. Dampaknya nafsu makan pun kian bertambah secara cepat. Ketika konsumsi temulawak tidak diatur, nafsu makan pun akan berlebihan. Sehingga dapat menyebabkan terjadinya obesitas. Sebaiknya segera hentikan konsumsi temulawak ketika nafsu makan sudah mulai membaik agar tidak obesitas.

Mual dan Muntah

Saat mengkonsumsi temulawak, lambung akan mengalami efek dingin sesaat akibat enzim dari temulawak yang sedang menetralisir bakteri-bakteri dalam perut. Sayangnya, ketika konsusmsi cairan temulawak terlalu banyak masuk kedalam tubuh, maka dapat membuat lambung terasa panas dan penuh. Akibatnya tubuh akan merasakan mual-mual dan muntah.

Peradangan Janin

Menurut saran para dokter, bagi para wanita hamil ada baiknya untuk tidak mengkonsumsi jamu temulawak. Hal ini karena beberapa enzim yang terdapat di dalam temulawak dapat mengakibatkan peradangan pada janin yang berdampak kepada kondisi janin di dalam kandungan si ibu.

Jantung Berdebar

Penggunaan temulawak secara berlebihan dapat merusak kinerja beberapa organ tubuh seperti sistem kerja jantung. Kandungan di dalam temulawak dapat membuat jantung berdebar cepat sehingga menimbulkan rasa gelisah hingga hipereaksi.

Gangguan Fungsi Empedu

Di dalam temulawak terdapat kandungan yang merangsang peningkatan produksi empedu. Oleh karenanya, bagi penderita batu empedu sangat tidak disarankan untuk mengkonsumsi jamu dari temulawak. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya keracunan empedu pada penderita batu empedu tersebut.

Simak Juga  Permen Hamer Obat Kuat: Bahan, Khasiat, Efek Samping, Aturan Konsumsi, Harga

Penggunaan temulawak sebagai salah satu jamu tradisional merupakan alternatif pengobatan yang baik. Namun penggunaannya perlu dikonsultasikan terlebih dahulu kepada pakar kesehatan seperti herbalis atau dokter, untuk mencegah efek samping yang ditimbulkan konsumsi temulawak. Apalagi jika seseorang memiliki riwayat penyakit tertentu, so Anda harus lebih berhati-hati sebelum mengkonsumsi jamu temulawak. Semoga bermanfaat!

Salam sehat dan Bahagia untuk Anda dan Keluarga!