4 Efek Samping Tidur Bersama Hewan Peliharaan!Wajib Baca

Bagi para peng-“hobbi” hewan piaraan, kehadiran hewan peliharaan dapat mengurangi stress dan melepas penat, setelah seharian beraktifitas. Hewan hewan peliharaan tersebut bisa diajak jalan jalan atau bermain-main. Hewan yang sering dipelihara oleh manusia adalah kucing, anjing dan kelinci. Para pecinta hewan peliharaan ini, kadang tak mau melepas kebersamaannya dengan peliharaannya. Salahsatu kebersamaan dengan peliharaan itu, tidur bersama peliharaan kesayangannya. Pertanyaannya, apakah ada bahaya atau efeksamping-kah tidur bersama dengan hewan peliharaan?

Efek Samping Tidur Bersama Hewan Peliharaan!

Menurut sebuah penelitian CDC (united state center for disease control) menunjukkan bahwa kontak fisik dengan hewan peliharaan dalam hal ini kucing dan anjing sangat beresiko menularkan penyakit zoonosis (jenis penyakit yang ditularkan oleh hewan). Dan salahsatu penyakit berbahaya yang ditularkan melalui kontak langsung dengan hewan adalah radang selaput otak dan miningitis.

Penyakit diatas mempunyai resiko kematian 50 persen dibanding kesembuhannya. Meskipun dalam catatan medis terakhir, penyakit ini sudah dapat ditemukan obatnya, tapi resiko dari penyakit ini dapat menimbulkan kerusakan syaraf permanen, seperti epilepsi, gangguan mental hingga kelumpuhan.

Bagaimana proses terjadinya penularan? penularan penyakit ini terjadi saat seseorang tanpa sadar dan tidak mengetahui apa saja kebiasaan yang dilakukan hewan peliharaan di rumah maupun di luar rumah. Kebiasaan kebiasaan hewan peliharaan itu meliputi menjilati peralatan makan, minum, dan benda yang ia mainkan. Begitu juga, banyaknya bulu hewan peliharaan berserakan di baju, bantal dan tempat tempat lain di dalam rumah.

Jika bulu hewan peliharaan bertebaran dimana mana, maka bakteri juga akan berkembang pesat. Hal inilah yang menyebabkan proses menularnya berbagai macam penyakit dari hewan peliharaan kepada manusia.

Penyakit lain yang dapat ditularkan oleh hewan peliharaan adalah Taksoplasmosis, yaitu penyakit yang disebabkan oleh zoonosis vertebrata berdarah panas. Dan yang paling beresiko adalah wanita hamil dan mereka yang memiliki daya tahan tubuh rendah.

Penyakit yang juga disebabkan oleh kontak fisik dengan hewan peliharaan adalah penyakit Lyme, penyakit ini ditularkan melalui kutu yang ada pada bulu hewan peliharaan seperti kucing dan anjing.

Selain itu keberadaan hewan peliharaan juga tidak bagus untuk penderita alergi berat, sebab bertebarannya bulu hewan peliharaan dapat memicu terjadinya serangan penyakit asma dan penyakit lain yang berkaitan saluran pernafasan.

Bagaimana Seharusnya Para Pecinta Hewan Peliharaan?

Untuk Anda yang sudah kadung cinta dengan hewan peliharaan Anda; tentu sangat berat, ketika harus meninggalkan kebiasaan tidur bersama dengan mereka. Oleh karena itu ada sedikit tips untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya proses penularan penyakit yaitu dengan cara tetap menjaga kebersihan, baik diri sendiri maupun hewan peliharaan. Selain itu lakukan pula perawatan berkala hewan peliharaan, di rumah perawatan yang menyediakan tenaga ahli hewan (dokter hewan).

Demikian, 4 Efek Samping Tidur Bersama Hewan Peliharaan! semoga bermanfaat. Salam sehat untuk Anda dan Keluarga! Tetap Semangat.